Selasa, 07 Mei 2013

Motivation To Be Trainer



Are u ready..??? 
YES!!


Hhe itu kalimat pembuka yang biasanya di ucapkan oleh seorang trainer ketika hendak memulai sebuah kegiatan.
Simple si, tapi dampaknya besar loh, powernya jadi makin bertambah.
Selain itu banyak juga kalimat lainnya yang biasa saya dapatkan ketika sedang mengikuti sebuah training..
Contoh lagi:
-          Apa kabar hari ini?
+ alhamdulillah, luar biasa, Allahu akbar!!
Atau kalau mau yang lengkapnya;
+ alhamdulillah, luar biasa,tetap semangat,  Allahu akbar!!
-          Salam LEADER!!
+ Luar Biasaa!!
-          Salam super!!
+ Dahsyatt!
Oiya berhubung saya anak legislatif, jadi ada jargon tersendiri loh, mau tau??
Gini sob ketika saya bilang : “Salam Legislatif!!” kalian jawab “Viva Legislativa”
(Sambil mengangkat lengan kanan dengan senyuman yang ikhlas) J
Atau ketika di perkumpulan mahasiswa tak jarang juga kita dengar jargon mereka :
Hidup Mahasiswa!!
Hidup Rakyat Indonesia!!
Bahkan ada juga:
Hidup BEASISWA!!
ckckckk
Yup, itu untuk pembukaannya..
Bisalah suatu saat kita gunakan jargon-jargon ini agar jadi tambah makNYUSS- T.O.P – MARGOTOP .. sipplah pokokeee..
Kan boleh tuh kita melakukan ATM
Apa hayoo??
-          Amati
Amati. langkah awal sebelum kita mampu berbuat apa-apa adalah mengamati. yuk kita amati orang-orang yang menjadi pusat perhatian kita.. kita amati dia dari ujung kepala sampai ujung kaki.. hha lebai juga si -_-“
-          Tiru
Tiru. amati sudah, yuk mari kita tiru orang itu. jika kita belum menemukan style yang ada dalam diri kita, gapapa dong kalau kita memulainya dengan meniru terlebih dahulu..
Baik dalam hal penampilan, penyampaian pembahasan, dsb.. tiru lah hal-hal yang baiknya, yang jeleknya buang aje kelaut.. hhe
-          Modifikasi
Modifikasi. kalau kita hanya meniru bisa-bisa kita di anggap sebagai plagiat kan, makanya di modiflah sedikit.. ya walaupun masih lebih banyak tiruannya.. dengan memodifikasikan hasil tiruan dan karya kita biasanya bisa mengalahkan hasil orang aslinya loh, suwerr!!

“orang yang tidak mampu mengubah pikirannya, maka ia tak akan pernah bisa mengubah kenyataan dan tidak akan pernah membuat perubahan”

Wah wah wah
Kita kan seorang pemuda ya, maka dari itu berbuat yukk, selagi masi diberikan kesempatan untuk bisa berbuat sesuatu, jangan pernah sia-siakan saat-saat ini dan jangan pernah menyesal terhadap hari kemarin.. insyaAllah hari esok lebih baik dari hari ini..
Senyum lagi yukk ahh J
Untuk menjadi seorang trainer, ada beberapa syarat loh
Nih dy:
1.      Kemampuan bicara, yah namanya trainer yang hobinya ngomong di depan orang masa tidak menguasai kemampuan bicara, malu dong.. nah makanya bagi yang belum memiliki kemampuan ini jangan pesimis.. kita masi punya waktu banyak ko, ilmu di luar sana banyak loh, makanya Yuk mari kita “Out The BOX!!”
mungkin ketika kita keluar sana akan ada banyak satatement, ada yang bilang :
·         Wahh indahnya di luar sanaaa
·         Ya ampuuun bodoh sekali saya, hal ini aja tidak tau
·         Astagfirullah semakin saya keluar semakin saya merasa banyak sekali hal yang belum saya ketahui
·         Dan lain sebagainya lah.. +.+
2.      Percaya diri
Untuk menjadi seseorang yang percaya diri, harus ada bekal juga nih, yang pertama “banyak pengetahuan” nah makanya agar ini dapat terpenuhi, maka jangan pernah puas tuh dengan membaca satu buku atau dua buku saja, kita harus tetap men-charger otak kita dengan lebih banyak lagi buku-buku lainnya. Hal ini dapat menambah ke PD-an kita loh apabila saat berbicara di hadapan orang lain.
 Yang kedua adalah “ suka merenung”. Loh ko yang suka merenung yah? Wah ternyata sobat ketika kita banyak merenung, kita akan semakin mengetahui tentang diri kita baik kelebihan maupun kelemahan kita sehingga kita dapat mengatasi setiap kekurangan yang ada dalam diri kita.
3.      Mampu mengkondisikan audiens
Hal ini sangat penting, karena audient adalah sasaran bagi seorang trainer, jadi seorang trainer yang baik ialah ia yang mampu membuat nyaman para audient hingga mereka dapat menerima setiap apa yang disampaikan oleh seorang trainer.
4.      Harus mampu memberikan hasil
Ini adalah tugas seorang trainer yang sesugguhnya, ketika seorang trainer tidak bisa membuat perubahan pada diri para audientnya maka ia dapat  di sebut sebagai seorang trainer yang kurang  berhasil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow by Email