Rabu, 10 Oktober 2012

RESUME MADAH TERBIYAH



OLEH : PIPIT JAYANTI El ZAHRAA


DEFINISI MURABBI
Murabbi adalah orang yang melaksanakan proses tarbiyah, dengan focus kerjanya pada pembentukan pribadi muslim sholih yang memperhatikan aspek pemeliharaan, pengembangan, pengarahan, dan pemberdayaan.
UKHUWAH ISLAMIYAH
Hasan Al-Banna : ketertarikan jiwa antara satu dengan yang lain disertai dengan ikatan aqidah.
Proses terbentuknya:
-          Ta’aruf : dimulai dari jasadiyah, berdasarkan fikriyah (pandangan , dialog)
-          Ta’aluf terhadap suatu masalah, nafsiyah (memahami masalah, karakter)
-          Tafahum : ta’aruf dapt di program, tafahum seiring berjalannya waktu
-          Ta’awun dapat di lakukan dengan hati (saling mendo’akan), fikiran (diskusi / menasehati), amal (bantu-membantu)
-          Takaful (saling menanggung) I’tsar (tingkat tertinggi)
-          Tanasut (loyalitas yang super)
Buahnya :
-          Mendapatkan manisnya iman
-          Masuk dalam 7 golongan yang dilindungi
-          Mendapatkan tempat khusus di syurga
Hal-hal yang dapat menguatkan:
-          Mohon di doa’akan saat berpisah
-          Senyum ketika berjumpa
-          Berjabat tangan (jika muhrim)
-          Ucapkan selamat pada suatu pencapaian
-          Berikan hadiah pada situasi tertentu
-          Berkunjung
-          Memenuhi hak dan kewajiban dalam ukhuah
AFATUL LISAN
Macam:
-          Berbicara yang tidak perlu
-          Berlebihan dalam bicara
-          Melibatkan diri dalam pembicaraan yang bathil
-          Berbantahan / berdebat
-          Pertengkaran
-          Menekan ucapan
-          Berkata keji, jorok, caci maki
SYAHADATAIN
·         Ahammiyatu Syahadatain (Pentingnya Dua Kalimat Syahadat)
Urgensi Syahadatain (QS. 4:41 , 2:143 )
a.       Pintu masuk ke dalam Islam (QS. 7:172 ,  47:19 ). Ini bagi yang kafir yang mau masuk islam. Setelah ia mengucapkan syahadat, maka ia muslim, apapun niatnya seperti dalam cerita Usamah Bin Zaid. 
b.       Intisari ajaran Islam (QS. 21:25 , 45:18 ). Yakni ikhlas kepada Allah dan mengikuti ajaran Rosul SAW
·         Madludlu Syahadatain ( Kandungan Kalimat Syahadat )
a.       Kandungan kata "Syahadah"
·         Iqrar (pengakuan/penyataan) (QS. 3:18 , 81 )
·         Sumpah (QS. 63:2 , 24:6 , 8 ), sumpah memberikan bobot kebenaran terhadap apa yang dinyatakan secara tidak main-main.
·         Perjanjian (QS. 3:18 , 5:7 , 2:26 -27 )
b.        Istiqamah (QS. 41:30 ). Mukmin yang selalu menjaga hati, lisan, dan anggota badannyadengan yang dituntut oleh Allah dan Rosulnya, mk ia berda dalam kondisi istiqomah. Istiqomah tidak bias dating tiba-tiba tapi melalui proses. “ sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: tuhan kami adalah Allah, kemudian mereka meneguhnya pendirian mereka”(41:30 )
·         Berani(QS. 41:30 , 5:52 )
·         Tenang (QS. 41:30 , 13:28 )
·         Optimis (QS. 41:30 , 24:55 )
c.        Bahagia (QS. 3:185 )
MA’RIFATUL QUR’AN
Dari segi bahasa, Al-Qur'an berasal dari qara'a, yang berarti menghimpun dan menyatukan. Sedangkan Qira'ah berarti menghimpun huruf-huruf dan kata-kata yang satu dengan yang lainnya dengan susunan yang rapih. (Al-Qattan, 1995 : 20).
Adapun dari segi istilahnya, Al-Qur'an adalah: Al-Qur'an adalah Kalamullah yang merupakan mu'jizat yang ditunukan kepada nabi Muhammad SAW, yang disampaikan kepada kita secara mutawatir dan dijadikan membacanya sebagai ibadah.
Keutamaan Al-Qur’an
1.      Al-Qur’an adalah mukjizat yang abadi
2.      Bernilai ibadah bagi siapa yang membacanya
3.      Sebagai penawar (obat) penyakit hati
4.      Kitab yang dipelihara
5.      Kitab yang diturunkan untuk seluruh alam
BAHAYA GHIBAH
Islam adalah agama rahmat yang diturunkan kepada manusia secara sempurna. Kesempurnaannya termasuk dalam perlindungan terhadap harkat martabat dan kehormatan bagi pemeluknya. Hal ini seperti yang disebutkan dalam hadist berikut ini : كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِم حَرَامٌ دَمُهُ وَ عِرْضُهُ وَ مَالُهُ 
“Setiap muslim terhadap muslim lainnya diharamakan darahnya, kehormatannya, dan juga hartanya.” (H.R Muslim no. 2564) 
Ghibah dilarang karena bisa merusak hubungan sesama umat manusia dan ukhuwah islamiyah secara khususnya. Inilah bahaya terbesar yang ditimbulkan oleh ghibah. Jika sudah terjadi perpecahan antara umat islam, maka umat islam akan menjadi umat yang lemah dan mudah dipecah belah. Maka tinggal menuju kehancurannya saja umat islam yang sudah terpecah belah.
HIZBUSY SYAITAN (Partai Syaitan)
-        Jenis pertama itu, induk dan pokoknya Al Jin. Al jin itu berasal dari kata janah artinya gelap. Pohon-pohon yang lebat sampai gelap bawahnya disebut janah. Yang di dalam kandungan, di dalam plasenta ibu, di dalam gelapnya disebut janin. Orang yang akalnya tidak bekerja dengan baik karena tertutup disebut majlun, tergelapkan.
-        Kemudian nama jenis makhluk yang lain disebut iblis, golongan jin. Iblis asalnya adalah bangsa jin dan akhirnya fasik, menentang perintah tuhannya. Material dasarnya api, karakter iblis kafir dan sering dikatakan sebagai bapaknya syeitan.
-        Nama jenis syetan. Golongannya sama dengan iblis dan jin, tapi dalam terminologi AlQur’an dan saat Allah mengatakan syayaathiini insi wal jinni, syetan yang berasal dari manusia dan jin. Setiap nabi itu digoda, diganggu, dan dihalangi oleh syetan. Dan kata syetan memang pengganggu, pembuat was was, berbentuk jin dan manusia.
KIAT-KIAT KHUSYU DALAM SHOLAT
-  Menghadirkan hati dari awal-akhir
-  Berusaha memahami dan menghayati
-  Selalu mengingat Allah
-  Merasakan keagungan Allah
-  Mengerti Arti
-  Gabungkan rasa harap dan takut
-  Merasakan malu
MENJADI DA’IYAH BERKEPRIBADIAN MAGNETIS
-  Amanah
-  Siddiq
Tingkatan: lisan, semangat yang kuat, niat
-  Ikhlas
Cirri-ciri ikhlas:
-          Tidak malas jika sendiri
-          Tidak bersemngat di saat ramai
-          Amalnya tidak bertambah jika dipuji
-          Amalnya tidak berkurang jika dipuji


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow by Email